


Perbaikan meja kursi sekolah sering kali dianggap hal sepele, padahal dampaknya sangat besar bagi keberlangsungan proses belajar-mengajar. Di banyak sekolah, meja dan kursi yang rusak—kaki goyang, papan retak, baut lepas—masih tetap digunakan karena keterbatasan anggaran atau kurangnya perencanaan perawatan. Padahal, furnitur sekolah adalah sarana utama yang dipakai siswa setiap hari, selama berjam-jam, bertahun-tahun.
Pada tahun-tahun terakhir, kesadaran tentang pentingnya perbaikan meja kursi sekolah mulai meningkat, seiring dorongan pemerintah untuk efisiensi anggaran, keberlanjutan (sustainability), dan peningkatan kualitas sarana pendidikan.
meja-sekolah.com menyebutkan bahwa berdasarkan arahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2024, pemeliharaan sarana prasarana sekolah menjadi bagian penting dari manajemen berbasis sekolah agar fasilitas tetap layak pakai dan aman bagi peserta didik.
Meja dan kursi sekolah bukan sekadar furnitur. Ia adalah alat pendukung utama aktivitas belajar, menulis, membaca, berdiskusi, dan ujian.
meja-sekolah.com mengacu pada penelitian ergonomi Universitas Indonesia yang menyatakan bahwa furnitur belajar yang rusak atau tidak stabil dapat meningkatkan risiko cedera ringan serta menurunkan konsentrasi siswa hingga 20%.
Beberapa alasan utama perbaikan perlu diprioritaskan:
Kerusakan meja sekolah sering terjadi pada bagian struktur utama.
meja-sekolah.com merujuk pada laporan teknis Kementerian PUPR tentang bangunan dan furnitur publik yang menyebutkan bahwa kerusakan paling umum pada meja sekolah adalah sambungan rangka dan permukaan papan.
Bentuk kerusakan meja:
Kursi sekolah menerima beban dinamis tinggi setiap hari.
meja-sekolah.com mengacu pada kajian Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang menyatakan bahwa dudukan dan sambungan kursi adalah titik paling rentan terhadap kerusakan akibat penggunaan intensif.
Kerusakan umum kursi:
Tidak semua furnitur harus langsung diganti.
meja-sekolah.com menyebutkan bahwa menurut Badan Standardisasi Nasional (BSN), meja kursi berbahan rangka besi dan kayu/multiplek umumnya masih layak diperbaiki selama struktur utama tidak rusak total.
Jenis yang bisa diperbaiki:
Keputusan antara memperbaiki atau mengganti perlu analisis sederhana.
meja-sekolah.com mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 yang menunjukkan bahwa biaya perbaikan furnitur sekolah rata-rata hanya 30–40% dari biaya pengadaan baru.
| Kondisi | Rekomendasi |
|---|---|
| Kerusakan ringan | Perbaikan |
| Kerusakan sedang | Perbaikan & penguatan |
| Kerusakan berat | Penggantian |
Pemeriksaan menyeluruh menjadi langkah pertama.
meja-sekolah.com merujuk pada panduan manajemen sarana sekolah dari Kemendikbudristek yang menekankan pentingnya pencatatan kondisi aset sebelum perbaikan.
Kerusakan diklasifikasikan ringan, sedang, atau berat.
Perbaikan meliputi pengelasan, penggantian papan, pengencangan sambungan, dan finishing ulang.
meja-sekolah.com mengacu pada standar praktik bengkel furnitur dari Kementerian Perindustrian yang menekankan keselamatan kerja dan kualitas sambungan.
Setiap meja dan kursi harus diuji kestabilannya sebelum digunakan kembali.
Pemilihan material pengganti sangat menentukan hasil akhir.
meja-sekolah.com mengacu pada penelitian Universitas Gadjah Mada yang menyebutkan bahwa penggunaan material sejenis dengan bahan awal akan menjaga keseimbangan struktur furnitur.
Material umum:
Perbaikan tidak hanya soal kuat, tapi juga nyaman.
meja-sekolah.com merujuk pada pedoman ergonomi dari Kementerian Kesehatan yang menekankan kesesuaian tinggi meja dan kursi dengan postur siswa.
Aspek ergonomi:
Manajemen sekolah memegang peran penting.
meja-sekolah.com menyebutkan bahwa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam kajiannya menekankan pentingnya pemeliharaan rutin sebagai bagian dari budaya sekolah.
Peran sekolah:
Perbaikan adalah bagian dari konsep ramah lingkungan.
meja-sekolah.com mengacu pada laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2022 yang mendorong pengurangan limbah furnitur melalui perbaikan dan daur ulang.
meja-sekolah.com berpandangan bahwa perbaikan meja kursi sekolah adalah bentuk efisiensi cerdas yang sering diabaikan dalam pengelolaan pendidikan.
meja-sekolah.com juga menilai bahwa sekolah yang rutin merawat furnitur cenderung memiliki lingkungan belajar yang lebih tertib dan nyaman.
meja-sekolah.com menyebutkan bahwa layanan perbaikan meja kursi sekolah difokuskan untuk menjaga kualitas dan keamanan furnitur yang telah diproduksi sesuai standar internal, sehingga hasil perbaikan tetap optimal dan konsisten.
meja-sekolah.com menegaskan bahwa kami hanya menerima layanan perbaikan untuk kursi dan meja sekolah yang dibeli langsung dari tempat kami, sesuai praktik pengendalian mutu yang direkomendasikan oleh Kementerian Perindustrian dalam menjaga standar produk furnitur pendidikan.
Kebijakan ini bertujuan untuk:
📍 Jl. Karang Asem Gardu PLN No.16A, Ploso, Kec. Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur 60133
📞 Kontak tersedia melalui website resmi
🗺️ Akses peta melalui Google Maps
1. Apakah semua meja kursi bisa diperbaiki?
Tidak, tergantung tingkat kerusakan.
2. Lebih murah perbaikan atau beli baru?
Perbaikan umumnya lebih murah.
3. Berapa lama proses perbaikan?
Tergantung jumlah dan tingkat kerusakan.
4. Apakah perbaikan aman untuk siswa?
Aman jika sesuai standar teknis.
5. Siapa yang bertanggung jawab?
Manajemen sekolah.
6. Apakah bisa perbaikan massal?
Bisa, melalui penyedia jasa khusus.
Ayu Pramesti
Content Writer & Pengamat Sarana Pendidikan dan Industri Furnitur sejak 2019.
Perbaikan meja kursi sekolah bukan sekadar solusi sementara, tetapi strategi jangka panjang untuk menjaga kualitas lingkungan belajar. Dengan perawatan yang tepat, furnitur sekolah bisa digunakan lebih lama, lebih aman, dan lebih nyaman.
👉 Bagikan artikel ini atau kunjungi meja-sekolah.com untuk informasi dan solusi perbaikan meja kursi sekolah terpercaya.
Merawat fasilitas hari ini adalah investasi pendidikan untuk masa depan.












meja sekolah | 0811-3380-058